HOME ABOUT PORTFOLIO LAPORAN CONTACT
///
PRAKTIKUM 06
// 06 · PRACTICAL REPORT

LAPORAN 6

Instalasi dan konfigurasi framework Laravel

Kembali ke Laporan
// Pemrograman Web

Laporan Praktikum 6

Konfigurasi Laravel · Composer · MVC · Routing

Disusun Oleh Rafi Haikal Pratama
Tanggal 13 Mei 2026
Status Selesai

Pada praktikum ke-6 ini, kegiatan difokuskan pada pengenalan dan konfigurasi dasar framework Laravel. Laravel digunakan sebagai framework PHP yang membantu proses pembuatan aplikasi web menjadi lebih terstruktur melalui konsep MVC atau Model-View-Controller.

Dalam praktikum ini, mahasiswa melakukan instalasi Laravel, memahami struktur folder project, mengatur routing dasar, membuat tampilan sederhana, serta menjalankan project menggunakan perintah php artisan serve. Hasil dari praktikum ini menjadi dasar untuk memahami pengembangan aplikasi web menggunakan Laravel pada materi berikutnya.

1. Tujuan Praktikum

Tujuan dari praktikum ini adalah memahami proses instalasi dan konfigurasi Laravel sebagai framework PHP modern. Mahasiswa diharapkan mampu membuat proyek Laravel baru, memahami struktur direktori, mengenal konsep MVC atau Model-View-Controller, serta menjalankan aplikasi Laravel melalui server lokal.

2. Hasil & Pembahasan

Pada praktikum ini dilakukan beberapa tahapan utama, mulai dari persiapan tools, pembuatan project Laravel, konfigurasi routing, hingga menampilkan halaman sederhana melalui view.

  1. Menginstal XAMPP sebagai web server lokal yang menyediakan Apache, PHP, dan phpMyAdmin.
  2. Menginstal Composer sebagai package manager PHP yang digunakan untuk mengelola dependency Laravel.
  3. Menginstal Git sebagai alat bantu version control dan pengelolaan project.
  4. Menginstal Node.js dan NPM untuk kebutuhan asset frontend pada Laravel.
Instalasi Laravel

// Screenshot proses instalasi Laravel

Setelah project Laravel berhasil dibuat, struktur folder Laravel akan terbentuk secara otomatis. Beberapa folder penting di dalam Laravel adalah app, routes, resources, public, dan database.

Struktur Project Laravel

// Struktur direktori project Laravel

Gambar di atas memperlihatkan konfigurasi routing pada file routes/web.php. Routing digunakan untuk menentukan alamat URL yang akan diakses oleh pengguna serta menentukan tampilan atau proses yang akan dijalankan ketika URL tersebut dibuka.

Routing Laravel

// Konfigurasi routing dasar Laravel

Project Laravel kemudian dijalankan menggunakan perintah php artisan serve. Setelah server berjalan, halaman dapat diakses melalui browser menggunakan alamat lokal yang muncul pada terminal.

Hasil Running Laravel

// Hasil running project Laravel

3. Kesimpulan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, Laravel merupakan framework PHP yang membantu proses pengembangan aplikasi web menjadi lebih terstruktur. Dengan adanya Composer, Artisan CLI, sistem routing, Blade View, dan konsep MVC, pengembangan website menjadi lebih mudah, rapi, dan efisien. Praktikum ini menjadi dasar penting untuk memahami pengembangan aplikasi web menggunakan Laravel pada pertemuan berikutnya.

Praktikum ini juga memberikan pemahaman awal mengenai konsep MVC yang digunakan Laravel, sehingga pemisahan antara logika program, tampilan, dan pengaturan alur aplikasi menjadi lebih rapi. Materi ini menjadi fondasi penting untuk praktikum selanjutnya, terutama dalam pengembangan fitur aplikasi web yang lebih kompleks.

Detail Praktikum
  • Instalasi Laravel
  • Konfigurasi Composer
  • Struktur Direktori Laravel
  • Routing Dasar
  • Pembuatan View
  • Menjalankan Project Laravel